Monday, November 28, 2016

Bikin UPS Sendiri untuk Raspberry Pi!

Ada kalanya project dengan Raspberry Pi kita butuh stabilitas catu daya yang mumpuni,apalagi jika butuh catu daya 24 jam yang handal sekalipun hidup di area dimana listrik PLN sering padam. Ini solusinya bang, bikin UPS sendiri untuk Raspberry Pi. Contohnya ada di project di Raspi-UPS

Untuk proyek ini kita butuh setidaknya 4 alat ya gan:


  • Raspberry Pi

  • Charger Mini USB 1-2 A

  • Powerbank dengan Duo-Charge (saya pake Merk Artha, 10000mAh)

  • LAN Switch atau Router, saya pakai mini Router dari GLiNET (kecil dan cuma butuh 5v daya seperti perangkat USB lain :) )



Monday, November 21, 2016

Cara Install TeamViewer di Raspberry Pi 3

Untuk mengikuti tutorial ini setidaknya sampeyan sudah paham, sudah punya Raspberry Pi 3 yang berjalan normal dan punya desktop ya (Raspbian 8.* atau Raspbian dengan Pixel desktop). Kemudian, punya koneksi internet (yang cepet) juga mutlak, karena untuk konek ke Raspberry Pi lewat Teamviewer harus lewat Internet. Hanya Raspberry Pi 2 dan 3 yang bisa dipasangi Teamviewer. Raspberry Pi 1 dan Zero nggak bisa ya gan.teamviewer_for_raspberry_pi_-_preview_landing_page_-_teamviewer_pages

Untuk menginstall TeamViewer, silakan download dulu file DEB dari situs Teamviewer berikut: https://pages.teamviewer.com/published/raspberrypi/

Instalasi dan Penggunaan Bower, Package Manager utk Javascript

Website modern, kini mau tidak mau disusun dengan banyak komponen javascript, ada framework, ada library, ada asset dll. Memantau perkembangan masing-masing komponen dan memastikan kesemuanya berjalan uptodate kayanya bukan pekerjaan yang gampang, apalagi jika sudah bersinggungan dengan banyak framework dan library javascript.

Untuk itulah kita butuh solusi untuk manage semua kebutuhan diatas. Di PHP kita mengenal composer, di javascript ada bower. Bower sebenarnya tidak hanya mampu mengelola kebutuhan Javascript saja, tapi juga file HTML, CSS, Font dan Image.

bower_-_a_package_manager_for_the_web

Instalasi Bower



Sebelum menginstall bower, setidaknya sudah harus ada nodenpm dan git ya. Untuk instalasi bower, cukup jalankan perintah ini di terminal/console:

[sourcecode]npm install -g bower[/sourcecode]

pada direktori public tempat asset biasanya di load ya.

Penggunaan Bower



Untuk menggunakan bower, semuanya bisa dilakukan lewat terminal/console. Seluruh packages yang diinstall oleh bower, akan masuk ke folder bower_components/.

Untuk melakukan instalasi packages, tulis nama paket setelah perintah bower install. Misal:

[sourcecode]bower install jquery[/sourcecode]

Jika packages itu kebetulan tersedia di Github, kita juga cukup menginstallnya dengan tag shorthand dari Githubnya. Contoh

[sourcecode]bower install desandro/masonry[/sourcecode]

atau jika hanya ada repo git saja, contohnya:

[sourcecode]bower install git://github.com/panahbiru/mrvue.git[/sourcecode]

dan jika hanya tersedia pada website saja, bisa pakai contoh berikut:

[sourcecode]bower install http://www.flotcharts.org/flot/jquery.flot.js[/sourcecode]

Bower sendiri menyediakan juga fitur searching packages di https://bower.io/search/

Untuk penggunaan javascript itu sendiri bisa digunakan secara manual ataupun menggunakan Grunt atau RequireJS. Cara manualnya, mudah. Contohnya:

[sourcecode]<script src="bower_components/jquery/dist/jquery.min.js"></script>[/sourcecode]

Sunday, November 20, 2016

Introducing Banana Pi M2 Ultra, with Native SATA Support & 2GB RAM

Sinovoip’s $48, open-spec “Banana Pi M2 Ultra” SBC updates the M2 with native SATA support and 2GB RAM, plus a new quad core Cortex-A7 Allwinner R40 SoC.

Banana Pi project by Sinovoip launch to day, the Banana Pi M2 Ultra on Aliexpress for $48, only $4 more than the Banana Pi M2 SBC, which similarly has a 92 x 60mm footprint and a Raspberry Pi compatible expansion connector. Like the M2 and the smaller, less feature rich, $37 Banana Pi M2+, the M2 Ultra is open source and community backed, and runs Linux or Android on a quad-core Cortex-A7 Allwinner SoC. Yet, the M2 Ultra runs on a new Allwinner R40 (see farther below), which like the Allwinner H3 found on the M2+, is paired with a Mali-400 MP2 GPU rather than the PowerVR SGX544MP2 found on the original M2 board’s Allwinner A31.


The Allwinner R40’s key advantage over the H3 and A31 is the addition of native SATA support. This benefit is extended to the Banana Pi M2 Ultra board, which unlike the M2 model, also offers 8GB of eMMC storage, with options ranging up to 64GB.


The M2 Ultra provides twice the RAM of the M2, at 2GB DDR3, and makes Bluetooth 4.0 standard rather than optional. The M2 Ultra sacrifices one of the M2’s four USB 2.0 host ports, but that would be the port you would otherwise be using for slow USB-based SATA access.


According to a story in CNXSoft that alerted us to the M2 Ultra’s arrival, it remains to be seen if the Allwinner R40’s SATA implementation is much of an improvement over the relatively slow (36MB/s) SATA disk-write performance of the Allwinner A20, which it nominally replaces. Still, this is clearly a major upgrade over USB-based SATA.



Otherwise the M2 Ultra appears to be almost identical to the M2, with features like microSD, WiFi, GbE, HDMI, MIPI-DSI, and an audio jack. Like other Banana Pi models, including the octa-core Cortex-A7 Banana Pi M3, you get a 40-pin expansion interface compatible with Raspberry Pi add-ons.

Specifications listed for the Banana Pi M2 Ultra include:


  • Processor — Allwinner R40 (4x Cortex-A7); ARM Mali-400 MP2 GPU @ 500MHz

  • RAM — 2GB DDR3 733MHz (shared with GPU)

  • Storage:MicroSD slot

  • 8GB eMMC, expandable to 16/32/64GB

  • SATA interface

  • Wireless — 802.11b/g/n WiFi (AP 6212); Bluetooth 4.0

  • Networking — Gigabit Ethernet port

  • Multimedia I/O:HDMI 1.4 out with audio, TV out

  • 4-lane MIPI-DSI out for connection to suitable LCDs

  • 3.5mm audio jack

  • Microphone

  • Other I/O3x USB 2.0 host ports

  • Micro-USB 2.0 OTG port

  • Debug UART

  • 40-pin, RPi-compatible expansion header with GPIO, UART, I2C, SPI, PWM, I2S, etc.

  • Other features — LEDs; IR receiver; reset, power. U-Boot buttons;

  • Power — 5V DC port; 3.7V lithium battery support

  • Weight — 45 g

  • Dimensions — 92 x 60mm

  • Operating system — Debian, Ubuntu, Raspbian Linux; Android



Buy from AliExpress Now (no-refferal) for 48 USD